welcome to my life

hidupku sangat berarti

HUTANG HUTANG dan HUTANG..!?!

Indonesia telah mengelola beban utang pemerintah dengan baik.
Ukuran terluas dari dampak utang adalah rasio total utang pemerintah terhadap total output ekonomi atau PDB. Rasio utang publik terhadap PDB turun dari 100 persen (1999) menjadi 40,8 persen pada tahun 2006 dan diperkirakan akan terus turun hingga 30-35 persen pada tahun 2009 (Gambar 1). Hal yang serupa juga terjadi di negara-negara tetangga.

Gambar 1: Beban Utang Berkurang
(Rasio utang pemerintah terhadap PDB, persen)


Beban utang Indonesia atas anggaran belanja kembali ke tingkat sebelum terjadinya krisis. Ukuran lain dari dampak utang adalah jumlah sumber daya pemerintah yang dipergunakan untuk membayar cicilan utang, termasuk utang pokok dan bunga Dilihat dari seluruh pengeluaran, cicilan utang Indonesia menjadi lebih ringan, dari 38 persen anggaran belanja pada tingkat pra-krisis (1994-96) menjadi 26 persen pada tahun-tahun belakangan ini (2004-06). Cicilan utang diproyeksikan mencapai sekitar 23 persen dari anggaran belanja pada tahun 2007 (Gambar 2)


Gambar 2. Cicilan Utang Pemerintah terhadap Total Pengeluaran
(dalam persen)


Karena pertumbuhan, kinerja fiskal dan penguatan mata uang, utang Indonesia sekarang berada pada tingkat yang sama dengan pesaing regional. Sejak akhir tahun 2006, rasio utang pemerintah Indonesia terhadap PDB sebesar 40,8 persen. Tingkat ini serupa dengan pesaing regional seperti Thailand dan Malaysia dan bahkan jauh lebih baik daripada Filipina.

Gambar 3: Utang Indonesia setingkat dengan pesaing regional
(rasio utang pemerintah terhadap PDB 2006, persen)
Sumber: Staf Bank Dunia
Gambar 4: Investasi Publik kembali ke Tingkat Pra-Krisis
(pengeluaran pembangunan % PDB)
Sumber: Staf Bank Dunia

Total pengeluaran pemerintah untuk pembangunan (yaitu pengeluaran modal dan transfer sosial) diperkirakan berada pada tingkat pra-krisis, jika tidak lebih. Investasi publik mencapai lebih dari 6 persen PDB sebelum krisis Asia. Investasi publik turun hingga di bawah 4 persen pada tahun 2000. Saat ini, pengeluaran untuk pembangunan kembali ke tingkat pra-krisis. Pada tahun 2006, investasi publik diperkirakan mencapai lebih dari 6 persen PDB dengan adanya perbaikan pengelolaan keuangan publik dan reformasi desentralisasi. Sekitar separuh dari investasi publik berasal dari daerah (provinsi dan kabupaten/kota).

Gambar 5: Utang Publik yang Belum Dibayar
(Milyar US$)
Sumber: Staf Bank Dunia

Utang publik dalam negeri mencapai separuh utang nasional. Meskipun Indonesia masih meminjam dari luar negeri, sebagian besar utangnya sekarang berasal dari pasar-pasar dalam negeri. Sejak Desember 2006, total utang yang belum dibayar pemerintah pusat berjumlah US$144 milyar dan US$76.8 milyar (53 persen dari total) merupakan utang dalam negeri dan US$67.7 milyar (47 persen) merupakan utang luar negeri. (Gambar 5)

Utang pemerintah Indonesia kepada Bank Dunia mencapai 6 persen dari seluruh utangnya. Sampai hari ini, total utang Indonesia yang belum dibayar kepada Bank Dunia adalah sebesar US$8,9 milyar (IBRD US$7,6 milyar, dan IDA US$1,3 milyar bersifat concessional)

Gambar 6: Komposisi utang pemerintah, 2006
(persen dari total)

PENDIDIKAN INDONESIA

Anggaran Pendidikan APBN 2010 Rp195,6 Triliun



JAKARTA–MI: Pemerintah merencanakan anggaran pendidikan dalam APBN 2010 mencapai Rp195,6 triliun. Pagu indikatif anggaran 2010 tersebut terdiri atas komponen anggaran pendidikan melalui pemerintah pusat Rp82,5 triliun dan transfer ke daerah sebanyak Rp113,1 triliun, kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo, di Jakarta, Rabu (24/6).

Menurut Mendiknas, dari rencana anggaran pendidikan tersebut sekitar 54 persen lebih atau sekitar Rp113,109 triliun diperuntukkan pendukung program wajib belajar sembilan tahun secara gratis. “Rencana anggaran pendidikan 2010 itu mengalami penyusutan dibanding 2009 sebanyak Rp207,4 triliun,” katanya.

Dana anggaran melalui transfer daerah, antara lain terbesar dana alokasi umum (DAU) pendidikan untuk membayar gaji guru mencapai Rp93,31 triliun, dana alokasi khusus Rp9,33 triliun, dan dana bagi hasil (DBH) mencapai Rp423,2 miliar.

Anggaran tambahan DAU dan dana otonomi khusus pendidikan masing-masing sebesar Rp7,94 triliun dan Rp2,1 triliun. Dana untuk Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mencapai 57,5 triliun dan Departemen Agama Rp22 triliun. (Ant/OL-04)

Bank Century

RIBUT-RIBUT soal pengucuran dana penyelamatan Bank Century terus berlanjut walaupun Menteri Keuangan Sri Mulyani berulang kali mengatakan penyelamatan terhadap bank kecil itu telah sesuai dengan peraturan.

Read the rest of this entry »

Indonesia Bersuara…!!!!

AKU CINTA INDONESIA

Kita bangga menjadi bagian dari bangsa indonesia

Era reformasi dengan janji kebebasan yang lebih besar di Indonesia sudah berlangsung sepuluh tahun ketika peringatan satu abad kebangkitan nasional diadakan tahun ini (2008). Read the rest of this entry »

© 2008 welcome to my life